Solo Leveling Ch 08



  • Chapter 08 -- Pinalti


    Dia membuka matanya.

    Disana ada langit-langit berwarna putih cerah.
    Bau desinfektan yang menyengat.
    Dan ada ranjang yang keras di belakang punggungnya.

    Jin Woo segera menyadari di mana dia berada saat membuka matanya.

    'Rumah Sakit?'

    Meskipun dia mendapati dirinya semakin jarang datang setelah bertemu dengan Ju Hee yang
    seorang Hunter Rank-B kelas Healer,rumah sakit masih merupakan tempat yang bisa Jin Woo
    panggil sebagai rumah kedua dalam pekerjaannya.
    Lagipula,bahkan ada desas-desus bahwa ada kamar khusus untuknya di sini.

    Jin Woo duduk tegak.
    Sambil mengangkat tangannya ke dadanya,dia merasakan detak jantungnya yang teratur.

    'Aku hidup?'

    Bukan hanya hidup,seluruh tubuhnya terasa lebih ringan dari biasanya.
    Dibandingkan dengan berat yang dia rasakan ketika dia biasanya membuka matanya di sini,
    ada sesuatu yang berbeda.
    Seolah-olah dia bangun setelah istirahat yang baik di rumahnya sendiri.

    '...Apa?'

    Ketika dia mengingat adegan sebelum dia pingsan,itu adalah kejadian yang tidak terpikirkan.

    Pedang yang jatuh.Patung-patung yang mengelilinginya.

    Bahkan jika dia entah bagaimana menghindari pedang,itu akan membutuhkan party yang terdiri
    dari Hunter Rank-A,tidak,Hunter Rank-S untuk mengalahkan musuh di ruangan itu.

    "Dan aku keluar dari sana hidup-hidup?"

    Apakah itu hanya mimpi?

    Untungnya,ada cara mudah untuk mengetahuinya.
    Jin Woo melihat ke bawah selimut yang menutupi dirinya.
    Jika itu semua nyata,dia akan kehilangan satu kakinya.

    Kemudian,sebuah suara yang dalam menyadarkannya,

    "Apa kamu sudah sadar?"

    Terkejut oleh suara berat yang berbicara kepadanya dari sudut,Jin Woo menegakkan punggungnya
    dan menoleh ke arah sumber suara.

    "Aku minta maaf jika aku mengejutkanmu"
     "Sayangnya,kami tidak bisa menundanya lagi"

    Dua pria,mengenakan jas hitam,berjalan menuju tempat tidurnya.

    Jin Woo memiringkan kepalanya dan bertanya,

    "Boleh aku bertanya ... siapa kalian?"

    Dia tidak mengenali wajah mereka.
    Salah satu pria,yang memiliki rambut yang terpotong pendek seperti militer,memberinya kartu nama.

    "Dari sinilah kita berasal."

    Jin Woo membaca kartu yang dia terima,

    "Asosiasi Hunter Korea,Departemen Pengawasan Hunter,Kepala Seksi Woo Jin-cheol?"

    Dari semua departemen Asosiasi Hunter,Departemen Pengawasan Hunter (HSD) adalah
    satu-satunya yang terdiri dari Hunter yang kuat.
    Sebagai departemen yang bertugas mengawasi dan menjaga batas Hunter,masuk akal bahwa itu
    akan diisi dengan Hunter tingkat tinggi.

    "Apa yang diinginkan Departemen Pengawasan Hunter denganku?"

    Woo Jin-cheol menarik sebuah kursi dan duduk.
    Pria lain yang tampaknya adalah juniornya berdiri di belakangnya.
    Dengan kedua pria yang berada didekatnya,Jin Woo merasakan banyak tekanan.

    Mereka mulai menjelaskan situasinya.
    Saat dia mendengarkan kata-kata mereka,Jin Woo terkejut,

    "Aku tertidur selama empat hari?"
    "Apakah kamu kebetulan mengingat sesuatu sebelum kamu kehilangan kesadaran?"
    "Aku pikir begitu."
    "Bisakah kamu memberi tahu kami ingatanmu?"

    Mengesampingkan detail mengenai suara misterius itu,dia mengingat semua yang dia lalui
    sampai ia pingsan.

    "... Dan saat itulah kamu kehilangan kesadaran,apakah itu benar?"
    "Ya.Ketika aku membuka mata,aku sudah ada di sini"

    Woo Jin-cheol dan juniornya bertukar pandang.
    Karena korban dari insiden itu tampaknya tidak tahu apa-apa,mereka bingung mengenai situasinya.
    Tentu saja,orang yang paling ingin tahu apa yang sudah terjadi adalah Jin Woo itu sendiri.

    "Bagaimana aku bisa sampai di sini? Apakah Guild besar mengurus hal-hal itu? ”
    "Itu ..."

    Woo Jin-cheol menjelaskan dengan canggung,

    "... Setelah dihubungi oleh yang selamat,Departemen Pengawasan Hunter dan Guild Baekho
    tiba di tempat kejadian,hanya untuk menemukan ..."

    Dengan jumlah anggota yang besar,Guild Baekho adalah salah satu dari 5 Guilds teratas Korea.
    Jika mereka ditarik ke dalam situasi oleh Asosiasi,itu berarti Asosiasi telah mengakui betapa besar
    bahaya dungeon itu.
    Jin Woo menelan ludah,apa yang sebenarnya terjadi di sana?

    "Untuk menemukan …?"
    "Tidak ada.Segalanya telah hilang.Tidak ada jejak dari patung atau Patung besar itu.Hanya ada
    kau yang pingsan,dan terbaring di tengah ruangan”
    "Apa?"

    Ekspresi Jin Woo menunjukkan ketidakpercayaannya.

    "Kami juga tidak bisa percaya.Jika ada kesenjangan atau perbedaan antara pernyataan para orang
    yang selamat,atau jika kami tidak menemukan sisa-sisa korban lainnya,kami mungkin telah
    menduga beberapa kemungkinan lain"

    Woo Jin-cheol menggaruk dagunya.
    Sudah 6 tahun sejak dia Terbangun sebagai seorang Rank-A dan mulai bekerja di HSD.
    Dia merasa seperti telah melihat segalanya sejak itu,tetapi ini adalah pertama kalinya dia
    menemukan sesuatu seperti ini.
    Bahkan setelah menghubungi Guild dan agen asing,tidak ada yang pernah mendengar tentang
    apa yang digambarkan oleh Hunter yang selamat.

    Dan itulah kenapa,

    "Itu hanya teori saat ini ..."

    Woo Jin-cheol dengan hati-hati memulai,

    "Tidak bisa dipungkiri bahwa ada entitas berbahaya di ruangan itu.Tetapi seseorang atau
    beberapa orang telah mengatasi mereka semua.Sampai Gates ditutup,tidak ada kehidupan dunia
    lain yang keluar darinya”

    Mereka harus mempertimbangkan semua kemungkinan,tidak peduli seberapa kecil kemungkinannya.
    Setelah melalui banyak pertimbangan,Asosiasi mendapatkan jawaban yang memungkinkan.

    Woo Jin-cheol memandang Jin Woo dan melanjutkan,

    "Kami ... kami percaya bahwa ada kemungkinan kamu mungkin telah mengalami Kebangkitan Kedua"

    Kebangkitan Kedua!

    Mata Jin Woo melebar.Itu adalah peristiwa yang langka,di mana seseorang yang telah Bangkit
    akan menjalani Kebangkitan lainnya.
    Dan ini lebih dikenal sebagai 'Kebangkita Kedua',hampir semua Hunter yang mengalami ini
    akan menerima kekuatan yang luar biasa.
    Dalam keadaan normal,kekuatan yang diterima seseorang setelah Kebangkitan tidak dapat
    ditingkatkan; dengan demikian,kekuatan Hunter adalah tetap pada jumlah yang mereka terima
    pada Kebangkitan pertama mereka.
    Hal yang biasa bagi para Hunter yang mengalami Kebangkita Kedua akan melompati batas asli
    mereka,ada kasus Hunter Rank-C menjadi Rank-A,dan Rank-B menjadi Rank-S.

    Woo Jincheol menelan ludah.

    ‘Sung Jin Woo ... Jika dia mengalami kebangkitan kembali dan mencapai Rank-S,tidak,bahkan
    kekuatan yang lebih besar,mungkin saja dia sendirian menangani monster yang dijelaskan oleh
    yang selamat’

    Pegawai Asosiasi mengenal musuh dari kisah yang mengerikan.
    Terutama Patung besar itu; para korban menggambarkan bagaimana ia bisa menghancurkan
    Hunter Rank-C hanya dengan sorot matanya.
    Untuk membunuh monster seperti itu dalam keadaan tidak sadar,kekuatan macam apa yang
    mereka bicarakan di sini?
    Dalam persiapan kemungkinan seperti itu,Asosiasi telah melakukan moratorium pada informasi
    mengenai insiden dan meminta semua pihak yang terlibat diam.

    Alasan mengapa Sung Jin Woo ditempatkan di kamar pribadi di rumah sakit dan memberikan
    bantuan medis terbaik adalah sama.
    Detak jantung Woo Jin-cheol bertambah cepat.

    "Mungkin ... Ada kemungkinan bahwa Korea mungkin bisa mendapatkan Pemburu Tingkat Nasional ..."

    Eksistensi individu yang mungkin melampaui senjata nuklir; jumlah Hunter Tingkat Nasional di
    seluruh dunia ada dalam satu digit.
    Woo Jincheol sudah gembira hanya karena memikirkan kekuatan seperti itu yang lahir di
    negaranya sendiri.

    Untungnya,mudah untuk mengkonfirmasi Kebangkitan seseorang.
    Woo Jin-cheol memberi isyarat kepada bawahannya,

    "Bawa itu"

    Dan pria itu pergi ke sudut dan dengan hati-hati mengambil sesuatu dari tasnya.

    "Apa itu-"

    Woo Jin-cheol menanggapi sebelum Jin Woo bisa menyelesaikan pertanyaannya,

    "Ini adalah alat untuk mengukur kekuatan sihir"

    Itu adalah versi portabel dari perangkat pengukuran resmi Asosiasi,yang terletak di kantor pusat
    mereka,tetapi perbedaan dalam kemampuan mereka tidak sebesar itu.

    "Letakkan tanganmu di sini."

    Dia menunjuk ke Magic Core yang tertanam di atas perangkat.
    Ukurannya sama dengan kepalan tangan manusia,warna hitamnya mengingatkan pada lubang hitam.
    Inti adalah sesuatu yang berasal dari monster Rank-A; item kualitas tertinggi yang bisa ditukar
    hingga harga 1 miliar won.

    Melihat tatapan diamnya ke arah Magic Core,Woo Jin-cheol bertanya lagi dengan ekspresi tegas,

    “Ini akan menjadi sangat penting untuk penyelidikan kami terhadap insiden tersebut.Bolehkah
    kami meminta kerja samamu? "

    Jin Woo mengangguk.

    Kebangkita Ganda.
    Hal yang ia impikan.
    Jika itu benar-benar terjadi padanya,itu akan benar-benar mengubah hidupnya.
    Dan jika mereka menawarkan untuk memeriksanya secara gratis? Kenapa dia tidak menerimanya?

    Dia meletakkan tangannya di Magic Core,dan batu itu merespons dengan memancarkan cahaya redup.
    Dahi karyawan Asosiasi dibasahi dengan keringat dingin saat melihatnya.

    hum ~

    Kemudian cahaya yang mengelilingi Magic Core menghilang.
    Melepaskan kacamata hitamnya,Woo Jin-cheol memeriksa hasilnya.
    Matanya mulai bergetar melihat apa yang dilihatnya.

    "Ini tidak mungkin!"

    Tidak peduli berapa kali dia memeriksa,angkanya tetap sama.

    "Bagaimana ini bisa terjadi ...?"

    Bagaimana kekuatan sihir seorang pria yang memiliki kualifikasi untuk mendapatkan lisensi
    Hunter hanya 10?
    Meskipun mereka berdiri di peringkat terendah,kekuatan sihir rata-rata Hunter Rank-E masih
    berada diantara 70 dan 100.
    Dibandingkan dengan ini,Sung Jin Woo hanya sedikit berada di atas orang biasa.

    “Apa aku mengalami Kebangkitan Ganda? Jika iya,peringkat apa aku sekarang? ”

    Jin Woo mengepalkan tangannya yang berkeringat.
    Melihat tanggapan staf HSD,ia menduga hasil yang bagus.
    Sementara itu,Woo Jin-cheol melihat data sejarah Jin Woo dan hasil saat ini.

    "Hasil pertamanya adalah 12.Dan empat tahun kemudian,10.Hasilnya menurun 2,tapi itu dalam
    margin kesalahan"

    Jadi itu bukan kesalahan alat ukur.
    Kekuatan Sung Jin Woo benar-benar sangat lemah.
    Fakta bahwa ia mampu mencapai sejauh ini adalah sebuah keajaiban.

    Menyimpulkan bahwa waktu yang dihabiskan terbuang sia-sia,Woo Jin-cheol bangkit dari tempat
    duduknya.

    "Ayo pergi."
    "Ya pak."

    Jin Woo bertanya kepada dua pria yang sedang bersiap pergi,

    "Tunggu,tolong katakan sesuatu-"

    Woo Jin-cheol mengangguk pada pria muda disampingnya,

    "Terima kasih atas kerja samamu.Jika kamu mengingat hal lain,jangan ragu untuk menghubungi
    kami lagi"

    Bergerak seolah-olah mereka ingin secepatnya pergi,kedua pria itu dengan cepat meninggalkan
    rumah sakit.
    Kamar rumah sakit yang terasa sempit sampai beberapa saat yang lalu sekarang terasa kosong.

    "..."

    Jin Woo menggosok bagian belakang lehernya.

    "Sepertinya itu bukan apa-apa ..."

    Sekarang dia berpikir tentang hal itu,selain fakta bahwa kondisinya terasa hebat,tidak ada hal lain
    yang tampak berbeda dengannya.
    Dan bahkan jika dia telah mengalami Kebangkitan Ganda,mungkin mustahil baginya untuk
    mengalahkan semua musuh di tempat itu.

    ‘Aku ingin tahu apakah Hunter Choi Jongin,"Prajurit Terkuat", atau Hunter Go Kwonhee,"Rank-S
    di antara Rank-S",dapatkah mereka mengatasinya?’

    Karena dia belum pernah melihat keduanya beraksi,dia tidak mungkin tahu.
    Ada banyak rahasia di balik informasi mengenai Hunter Rank-S,yang keberadaannya dianggap
    sama dengan awan di langit.
    Di saat perenungan itu,dia mencatat sesuatu.

    "Hmm?"

    Di depan matanya,sebuah layar mengambang di tengah udara.

    [Anda memiliki pesan yang belum dibaca]

    "...?"

    Dia menutup matanya lalu membukanya.

    [Anda memiliki pesan yang belum dibaca]

    Layar yang mengambang itu tidak menghilang.
    Dia menggelengkan kepalanya dan menggosok matanya,tetapi itu masih ada.
    Dia meletakkan telapak tangannya ke dahinya dan menundukkan kepalanya.

    "Setelah mendengar suara,sekarang aku melihat sesuatu ..."

    Apakah sesuatu terjadi pada kepalanya?
    Dia mengingat kondisi yang dikenal sebagai gangguan stres pasca-trauma (PTSD).
    Setelah kehilangan sejumlah besar kawan,hidupnya sendiri mencapai ambang kematian,
    tidaklah aneh bahwa pikirannya mungkin hancur entah bagaimana.

    'Tapi…'

    Sebelum dia bisa mengambil kesimpulan sederhana itu,ada sesuatu yang tersisa di benaknya.
    Dia melihat ke arah kakinya.

    Kaki yang telah dipotong dengan bersih oleh perisai patung itu sekarang melekat pada tubuhnya,
    seolah-olah tidak ada terjadi apapun.

    Sebuah kuil tersembunyi di Dungeon Ganda,suara di kepalanya,penyembuhan instan di kakinya,
    dan sekarang pesan ini.

    Terlalu banyak hal yang terjadi.

    'Bagaimana jika….'

    Kejadiannya bukan kejadian yang terpisah,tapi entah bagaimana ini terhubung?

    Ketika dia sampai pada kesimpulan itu,pikiran yang mengaburkan kepalanya menjadi sedikit cerah.

    'Baik'

    Dia mengangkat kepalanya.
    Dengan kegelisahannya yang hilang,dan hatinya yang terasa lebih ringan,rasa ingin tahunya
    beralih ke isi pesan.
    Mungkin itu berisi petunjuk yang dapat membantunya memecahkan banyak misteri.

    Dia mengulurkan tangannya ke arah layar yang mengambang.

    Tangannya menembus layar itu.

    "Sepertinya ini bukan layar sentuh"

    Dia terlalu terbiasa menggunakan smartphone dan tidak bisa memikirkan cara lain.
    Ketika dia bertanya-tanya bagaimana caranya dia bisa membuka pesan,dia mengingat saat-saat
    terakhirnya di kuil suci.

    "Ah,benar."

    Dia ingat interaksi terakhirnya dengan suara misterius itu melalui kata-kata.

    "Kalau begitu aku harus memberikan perintah di kepalaku atau mengucapkannya dengan keras?"

    Untuk menguji teorinya,Jin Woo mengulangi semua frasa yang bisa dipikirkannya akan mungkin
    berhasil:

    "Konfirmasi"
    "Pesan"
    "Konfirmasikan pesan"
    "Periksa pesan"
    "Lihat"
    "Aku akan melihatnya"
    "Perlihatkan padaku"
    "Perlihatkan padaku!"

    "... Apa yang sangat ingin kamu lihat?"

    Dia menoleh ke arah suara itu.
    Mengintip melalui pintu yang setengah terbuka,ada adik perempuannya yang mengenakan
    seragam sekolah dengan dingin menatapnya.

    "Er ..."

    Jin Woo kehilangan kata-kata.

    Seorang kakak yang membuat permintaan sambil menatap langit-langit.

    Dia tidak dapat menemukan kata-kata yang tepat untuk dijelaskan.

    Sebelumnya I Index I Selanjutnya

    0 Response to "Solo Leveling Ch 08"

    Post a Comment

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    loading...

    Iklan Bawah Artikel