Solo Leveling Ch 121



  • Chapter 121


    Raja semut melihat perubahan pada tubuh yang dia banggakan.

    Creack

    Creack

    Ada retakan-retakan kecil di seluruh kulitnya,yang lebih keras daripada logam apa pun di dunia.
    Dan lawan,di sisi lain,menahan semua serangannya.
    Tidak mungkin.
    Sebuah pemikiran yang tidak masuk akal melintas di kepala raja semut

    "Aku ... aku kalah dalam hal kekuatan?"

    Dari manusia,yang setengah dari ukuran tubuhku.
    Pada waktu itu.

    Creack!

    Kemudian Raja Semut merasakan sakit dan mendengar lebih banyak suara retak di
    tempat dimana dia baru saja dipukul.
    Ini bukan pertanda bagus,pikir Raja Semut.
    Raja semut memandang dirinya sendiri untuk waktu yang sangat singkat untuk
    memeriksa kondisi kerangka luarnya.
    Dan Itu berdarah.
    Hasilnya sangat mengejutkannya.

    'Ini hancur'

    Retakan,yang hanya berupa goresan kecil,tumbuh semakin meluas ke semua sisi.
    Ini seperti peringatan untuk Raja Semut bahwa tidak ada banyak waktu yang tersisa.
    Raja semut dengan cepat menoleh.
    Namun,Jin Woo tidak begitu bodoh untuk melewatkan kesempatan itu,walau hanya
    terjadi dalam waktu yang singkat.

    BOOOOOOOOOOOOOOOOM!

    Wajah raja berbalik ke samping.

    ‘...?’

    Sejenak raja semut terguncang oleh hantaman kuat yang datang dan mengabaikan
    kerangka wajahnya.
    Meskipun dia berhasil menjaga keseimbangannya sebelum dia melangkah mundur,
    serangan datang lagi dari bagian bawah ke atas tuhbuhnya.

    Bang!

    Dia diterbangkan ke langit oleh hantaman yang baru muncul.

    'Beraninya kau manusia melakukan ini padaku!!!'

    Raja,dengan kepala yang menghadap ke atas,mengalihkan pandangannya ke bawah
    dengan sangat marah.
    Manusia ini kuat.
    Tapi Raja masih punya banyak kartu truf ampuh untuk melawanya.

    Sebagai contoh.
    Raja semut menegakkan kepalanya dan membuka mulutnya untuk menyengat.
    Racun di ujung taringnya yang panjang terlihat sesaat.
    Itu adalah serangan langsung ke wajah musuh dari jarak yang tidak bisa dihindari.

    Sssst!

    Jin Woo mencoba menghindar dengan cepat untuk menghindari racun,tetapi senyum
    muncul di wajah raja semut ketika dia melihat itu.
    Pipi Jin Woo sedikit tergores,dan itu menghasilkan luka.

    'Tamatlah kau!’

    Aku menang,pikir Raja Semut.
    "Mabi Dog Parayls Poison" adalah salah satu kemampuan Raja Semut yag berguna untuk
    melumpuhkan musuh yang akan ia makan.
    Dalam serangan itu,Raja Semut mengeluarkan racun paling mematikan yang bisa dihasilkan
    makhluk hidup yang telah dikombinasikan dengan mana yang terkonsentrasi di tubuh raja semut,
    dan mengubahnya menjadi racun yang jauh lebih ganas.

    'Itu adalah racun terkuat yang kudapatkan setelah evolusi skill 'Predator'-ku.
    'Karena kau sudah terkena itu,kau hanya tinggal menunggu aku mencabut nyawamu'

    Sentuhan ringan akan melumpuhkan semua saraf,dan meninggalkan mangsa lumpuh dan
    tidak mampu mengendalikan tubuhnya.
    Dan yang tersisa hanyalah menghancurkan lawan yang menjadi tidak mampu melawan.

    "..."

    Jin Woo mengerutkan keking ketika racun Raja mulai menyebar.

    "Ini adalah kekuatan raja!"

    Raja semut berjalan dengan senyum di wajahnya dan mencoba menyerang Jin Woo.

    namun

    Bang!

    Jin Woo mengangkat tangan kirinya dan memblokir serangan Raja Semut.

    ‘...?’

    Raja heran dengan situasi itu.

    Bang!

    Raja,dipukul oleh tangan kanan Jin Woo dan berguling di lantai.

    Ki-e-!

    Lalu,untuk pertama kalinya,jeritan keluar dari mulut raja.

    ***

    Suara terdengar di kepala Jin Woo
    Dan bersamaan dengan itu,pesan sistem yang familiar muncul.

    [Detoksifikasi selesai]

    'Kenapa Raja begitu senang? "

    Apa tadi itu racun yang sangat ia banggakan,jika iya,aku sedikit kasihan kepadanya.
    Tapi tadi itu cukup aneh.

    Tentu saja,itu bukan karena racunnya yang didetoksifikasi oleh keterampilan pasifnya,
    tetapi karena Jin Woo seolah merasakan apa yang sedang dialami oleh Raja semut dari
    serangannya.
    Kapan aku pernah merasakan ini?

    "Apakah itu dari Mage High Orc?"

    Pada saat itu,Jin Woo bisa memahami emosi para High Orc hanya dengan melihat ekspresi
    mereka,tapi,saat ini itu berbeda.
    Lawanny saat ini tidak memiliki ekspresi kecuali menyipitkan wajahnya saja.

    'Jadi ... apakah ini juga kekuatan dari stat "Sense"?'

    Karena semua statistikku sudah tinggi,dan "sense" juga bahkan telah melampaui yang lain.
    Apa stat "Sense"-ku yang naik sudah mencapai level dimana itu membuahkan kemampuan baru
    yang belum kuketahui.
    Namun -

    'Sekarang bukan saatnya untuk memikirkannya‘

    Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengalahkan Raja Semut itu dan keluar dari sini.
    Jin Woo berlari ke arah raja semut.

    ‘...!’

    Lalu Raja Semut diserang dengan cepat oleh Jin Woo.
    Serangkaian serangan hampir menghancurkan kerangka terluar Raja Semut.
    Sedikit lagi!
    Dengan pemikiran seperti itu,Jin Woo yang sudah mempersempit jaraknya,langsung melompat.
    Dan dia merentangkan kakinya.

    Kick -!

    Tapi raja semut sudah pergi.
    Dan ada sebuah lubang ditempatnya.

    "Dimana dia?"
    "Dia hilang!"

    Sementara para Hunter mencari raja,Jin Woo dengan tenang mengangkat kepalanya.
    Dan disana ada Raja yang terbang menggunakan sayapnya.

    'Itu sangat berguna‘

    Jin Woo tersenyum.
    Emosi Jin Woo membuat Raja mudah untuk mengikuti gerakannya.
    Perasaan Raja,yang telah berubah dari rasa malu menjadi kecemasan,sekarang berubah
    menjadi sukacita lagi.
    Dan mata Jin Woo menyipit.

    'Apa yang sedang kau lakukan?'

    Seperti yang diantisipasi oleh Jin Woo,raja semut mengubah taktiknya.
    Raja melihat ke bawah dengan tenang dari udara.

    "Jika kemampuan manusia itu adalah kekuatan,tidak ada alasan untukku menghadapinya"

    Senjata asliku adalah kecepatan.
    Manusia sebelumnya,yang mengklaim jika dia adalah raja manusia,tidak mampu
    menangani seranganku dan mati.
    Yah walau terasa sedikit pamer untuk melakukannya dengan cepat.
    Raja semut memutuskan untuk mengabaikan pemikirannya sendiri dan melakukan
    yang terbaik untuk membunuh Jin Woo.

    Bzzzzt!

    Saat tubuh yang diperbesarnya kembali ke bentuk aslinya,kedua tangannya berubah menjadi
    sepanjang dan setajam pisau.

    "Tangannya ...‘

    Jin Woo melihat perubahan pada tubuh raja semut dan menyadari bahwa ia akan
    mengubah pola serangannya mulai sekarang.

    Clink!

    Jin Woo membawa dua belati di kedua tangannya.

    kemudian.

    Raja semut maju dan bergegas mendekati Jin Woo dengan kecepatan yang tidak
    bisa dibandingkan dengan kecepatan yang dia miliki sebelumnya.

    "Apa kau yakin ingin menyerang seperti itu?"

    Jin Woo berkonsentrasi.
    Kemudian waktu melambat dan setiap gerakan musuhnya sudah terlihat di depan matanya.
    Karena kecepatan adalah bidang yang paling membuat Jin Woo percaya diri.
    Jin Woo menahan cakar raja semut,yang dengan cepat turun dari atas,dengan belati.

    Clang!

    Cakar raja semut dan belati Jin Woo,bentrok sekali lagi.

    Clang!

    Itu juga menjadi sinyal bahwa kedua serangan mereka mulai menjadi sangat ganas.

    Clang! Tink! Clang! Tink!

    Raja Semut terkejut.
    Dia tidak berpikir jika serangannya yang sangat cepat itu bisa diimbangi oleh Jin Woo
    begitu saja.

    ‘...?’

    Manusia ini menyamai kecepatanku.
    Tidak,gerakannya lebih cepat setiap waktu.

    "Bagaimana ... bagaimana ini bisa terjadi?"

    Raja,yang bahkan menghindari persaingan kekuatan,mulai mundur secara bertahap.
    Satu langkah,satu langkah.
    Setiap kali dia membuat langkah mundur,rangka luarnya terluka.
    Di sisi lain,mata Jin Woo menjadi sangat percaya diri.

    'Aku bisa melakukan itu'

    Kejutan Raja dirasakan oleh Jin Woo.
    Dia pasti sangat kesal sekarang.
    Raja yang sebelumnya bermain-main dengan Hunter terbaik Korea saat ini bergetar
    hebat akibat serangan yang Jin Woo lepaskan.
    Dan Jin Woo menyadari betapa dia telah meningkat setelah melihat itu.

    'Penderitaanku sebelumnya tidaklah sia-sia‘

    Hati Jin Woo dipenuhi dengan sensasi yang menyenangkan.
    Ayo kita selesaikan sekarang.
    Jin Woo,yang memutuskan untuk mengakhiri pertarungan,mengambil dua langkah lagi
    segera setelah raja semut mengambil langkah lain mundur.

    Dan.

    ['Vital Stab!']

    Skill Jin Woo menancap di tubuh raja semut.
    Itu adalah skill yang memberikan Damage tambahan saat memberikan kepada titik vital lawan.
    Semua bagian rangka luar Raja hancur,dan seluruh tubuhnya berada dalam situasi yang sulit.

    Stab stab stab!

    Lusinan tikaman cepat mengikuti serangan sebelumnya secara berturut-turut.

    "Kie ee eek!"

    [Vital Stab telah meningkat menjadi 'Mutilate']

    'Mutilate?'

    Setelah mendapatkan pesan Skill baru,Jin Woo langsung mencoba menggunakannya.
    Belati itu kemudian masuk ke celah tubuh raja semut dan menusuknya puluhan kali.

    Tadadadadada!

    "Kie ee eek!"

    Raja semut menjerit.
    Saat ia berjuang dengan rasa sakit,Jin Woo menarik belati dan memotong lengannya.

    Slash!!

    Lengan hitam panjangnya jatuh ke lantai.

    “Ki-eeeeeeeeeeeeee"

    Pada saat itu,raja semut yang lupa akan harga diri dan tujuan pembalasannya melarikan diri
    dengan terbang ke udara.
    Keinginannya untuk bertahan hidup menjadi prioritas di atas segalanya.
    Jin Woo,bagaimanapun,tidak memberikan kesempatan itu kepada Raja Semut.
    Dia memberi kekuatan pada kakinya dan melompat.
    Raja semut melihat ke belakang ketika merasakan seseorang mendekat.

    "Manusia ... kau mau terbang dan mengikutiku?"

    Jin Woo,yang melayang dengan memanfaatkan 『Rules Hand's』,mendekati raja dan
    memotong satu sayapnya.

    "Kie eek!"

    Raja,yang sayapnya dipotong,jatuh dengan keras.
    Tetapi dalam waktu yang singkat dari kejatuhannya itu,raja terus berusaha mencari cara
    untuk melarikan diri dari situasi krisis yang tengah ia alami saat ini.

    'Aku harus berpikir selangkah lebih cepat dari musuh'

    Baik kekuatan,kecepatan,racun atau pertahananku tidak bekerja melawannya.

    "Apa tidak ada yang bisa kugunakan untuk melawannya?"

    Tepat sebelum dia putus asa,Raja semut menemukan jawabannya dengan susah payah.
    Walau hanya ada satu-satunya ide yang muncul.
    Dia sendiri.
    Musuh itu sendirian dan aku memiliki ribuan pasukan.
    Banyak prajuritku yang masih menunggu perintah dan saat ini mereka berdiri di depan
    pintu masuk kamar Ratu.
    Itu dia.
    Raja semut,yang terjebak di lantai,buru-buru mengangkat tubuhnya dan menunjuk
    Jin Woo dengan tangan kirinya yang tersisa.

    "Aehhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!“

    Lalu gelombang semut membanjiri seolah-olah mereka telah menunggu raungan raja.
    Bagaimana menurutmu,manusia?

    "Aehhhhhhhhhhhhhhhhh"

    Raja meraung tanpa henti.
    Dia melakukannya untuk mengembalikan harga dirinya yang jatuh dan untuk
    meningkatkan moral para prajurit.
    Dia melihat manusia dengan penuh rasa percaya diri.

    "..."

    Tapi -
    Ada gelombang hitam yang muncul dari sisi lain juga.

    'Bangkitlah'

    Jin Woo memanggil kembali Shadow Soldier's.
    Shadow Soldier's yang dipanggil bergabung dengan yang sudah dipanggil lebih awal.
    Dan kemudian Shadow Army yang lebih kuat daripada monster semut bergegas menyerang
    musuh dengan kecepatan yang gila.

    Tap Tap Tap Tap Tap Tap Tap -

    Langkah kaki keras bergema di seluruh gua.
    Segera gelombang semut mulai terpecah.
    Jin Woo,yang melihat pertempuran sejenak,akhirnya memanggil 『Tusk』.

    '...bangkitlah'

    Saat dipanggil sendiri, 『Tusk』 terlihat sedang menggaruk punggungnya sambil melihat sekeliling.
    Jin Woo kemudian mengeluarkan 『Marble of Greed's』 dan memberikannya kepada 『Tusk』
    lalu memberinya pengingat.

    "Hanya serang semut-semut itu.Jika apimu mengenai orang disini,kau tidak akan pernah
    kupanggil lagi"

    『Tusk』 mengangguk dengan percaya diri.
    Segera setelah itu 『Tusk』, yang menjadi besar dengan menggunakan 『The Giant's Song』,
    memuntahkan pilar api yang mengerikan pada semut.

    Aaaaaaaaah!

    Dia sering melihatnya,tetapi Jin Woo sekali lagi terkagum oleh seragan itu.

    'Kupikir apinya itu semakin hari semakin tebal'

    Apa karena itu levelnya yang naik?
    Karena Jin Woo sering melihatnya,reaksi biasa,tetapi itu berbeda untuk orang lain.
    Para Hunter lain yang juga menyaksikan pertempuran antara Jin Woo dan Raja Semut di
    sebuah sudut mengerang melihat kemunculan 『Tusk』 yang tiba-tiba.
    Ada juga yang bereaksi dengan keras.

    “Apakah itu panggilan? Panggilan,itu— "

    Lim Tae-gyu mengangkat suaranya dengan menunjuk ke 『Tusk』.
    Para Hunter lain hanya membuka mulut lebar-lebar dan tidak bisa bereaksi.
    Pemikiran mereka sama.
    Apa itu panggilan?
    Ya,jika mereka menilainya berdasarkan penampilannya itu benar,tetapi jika memikirkan
    tentang kemampuannya,itu jelas bukan panggilan biasa,bukankah itu lebih seperti iblis
    yang sangat kuat?
    Bagaimanapun pemikiran mereka,saat ini semut sudah terbakar dalam nyala api yang kuat itu.
    Dan Raja semut mulai gemetar kembali.

    "Ini prajurit manusia?"

    Ratusan prajuritnya menguap dalam waktu kurang dari satu menit.
    Itu bukan hanya ungkapa,tetapi memang kenyataan jika prajurit semutnya "menguap" oleh
    pilar api yang muncul.
    Dan untuk pertama kalinya.
    Raja semut merasakan teror yang sebenarnya
    Dia menabrak sebuah dinding kokoh.
    Dan dia juga tahu jika dia tidak bisa mengalahkan musuh di hadapannya ini dengan apa
    yang ia miliki saat ini.
    Ini adalah kekalahan total.
    Tapi kenapa ...?

    "Aku dilahirkan untuk membunuh orang kuat ..."

    Itulah satu-satunya misi.
    Pertumbuhan dalam perkembangannya terus diulang untuk tujuan itu.
    Aku bahkan sudah menyerap kekuatan manusia.
    Tapi aku masih tidak cocok untuknya.
    Raja semut bergetar dan berbalik untuk pergi.
    Jauh,menjauh dari pria itu.
    Pikiran tentang kerajaan dan tentaranya lenyap begitu saja dari kepala raja semut.
    Satu-satunya yang dia pikirkan adalah hidupnya saja.
    Raja semut segera memulihkan sayapnya dengan Skill penyembuhan yang belum
    sepenuhnya disempurnakan.

    'Sedikit lebih lagi ... ‘

    Tapi kemudian.

    Kuwoong!

    Tiba-tiba,dia didorong oleh kekuatan besar yang menekannya lantai,dan ia jatuh ke lantai.

    "Ki-e-"

    Raja semut yang tertahan di tanah bergegas menuangkan cairan asam dari mulutnya.
    Melihat itu,Jin Woo lagsung menggunakan 『Rules Hand's』 dan segera mendekatinya.

    “Aku tidak bisa membiarkannya pergi’

    Pesonanya sangat kuat.
    Aku ingin menjadikannya menjadi Shadow Soldier's milikku,apa pun halangannya.
    Dan hal pertama yang harus dilakukan adalah membunuhnya.
    Wajah raja semut,yang seakan mengerti apa yang Jin Woo pikirkan,sangat ketakutan.

    "Ki, Kieh!"

    Akhirnya,raja semut merangkak dengan empat kakinya dan mulai melarikan diri.
    Untuk pertama kalinya kebanggaannya terasa tidak berguna,dan sekarang dia
    merasa jika dirinya benar-benar hanyalah seekor serangga rendahan.
    Jin Woo menyusul raja semut dan menggunakan Skillnya,『Mutilate』 pada punggung Raja Semut.

    Slash slash stab slash stab slash stab!

    Begitu lusinan serangan dilancarkan sekaligus,pesan sistem muncul.

    Ring! Ring! RIng!

    [Anda telah mengalahkan musuh]
    [Level-Up!]
    [Level-Up!]

    'Yosh!‘

    Jin Woo mengepalkan tinjunya.
    Dia meningkat 2 level sekaligus.
    Levelnya saat ini adalah 99.
    Dan mempertimbangkan jumlah semut yang masih tersisa,dia merasa jika dia bisa mencapai
    level 100 hari ini juga.
    Tetapi sukacita itu terganggu.

    "Hunter Sung Jin-woo"

    Dia berbalik oleh panggilan Baek dan wajahnya menjadi gelap.
    Jin Woo berlari mendekatinya.
    Hunter lain yang senang melihat monster kalah jatuh juga berpaling menatap Baek Yoon-ho.
    Baek Yoon-ho kemudian memberi tahu Jin Woo.

    "Cha-Hae In ..."

    Seperti yang Jin Woo katakan,ada sedikit harapan untuknya
    Dan keadaannya saat ini sangat bahaya.
    Mengingat itu,wajah Jin Woo juga mengeras.
    Tidak ada waktu lagi.
    Bahkan jika dia terbang dengan segera pulau utama,saat ia tiba disana,apa dia bisa dengan
    mudah mendapatkan perawatan dari seorang Healer?

    'Ada cara lain untuk ini ...'

    Jin Woo kemudian mengingat cara lain untuk menyelamatkan Cha Hae-in
    Jin Woo,yang telah menurunkan postur tubuhnya untuk memeriksa keadaan Cha Hea-in,
    menatap kameramen dan kemudian berkata.

    "Bisakah kau mematikan kameranya sebentar?"

    Sebelumnya I Index I Selanjutnya

    0 Response to "Solo Leveling Ch 121"

    Post a Comment

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    loading...

    Iklan Bawah Artikel