Solo Leveling Ch 243




  • Chapter 243


    Pertempuran kedua Monarch meninggalkan jejak di langit.
    Abu yang melonjak ke langit setelah pertarungan jatuh tanpa suara seperti salju.
    Jin Woo llau menatap abu yang mulai menumpuk di pundaknya satu per satu.
    Dan jauh sekali,di atas langit.

    Tentara Rulers,yang telah menutupi langit,bergerak keluar melalui Gates yang tak
    terhitung jumlahnya.
    Adegan di mana puluhan juta tentara bergerak berjajar sesuai dengan instruksi
    Rulers adalah pemandangan yang luar biasa.
    Dan tujuan mereka adalah untuk membunuh semua tentara Monarch yang tersisa.
    Pada titik ini,setelah banyak Monarch,termasuk Monarch Naga,tidak ada peluang
    bagi pasukan Monarch untuk memenangkan pertempuran.

    Lalu -

    Para prajurit surga akan menyatakan jika perang yang panjang ini telah berakhir.
    Jin Woo merasa hatinya lelah melihat penampilan mereka saat ini.
    Di depan Jin Woo seperti itu,"cahaya cemerlang terbaik" turun setelah memerintah
    para prajuritnya.
    Keenam sayapnya yang tersebar luas membuatnya terlihat seperti mahluk yang paling indah.
    Para Rulers lainnya,satu per satu,berdiri di belakang "cahaya paling cemerlang" ini.
    Cahaya itu menatap Jin Woo.
    Yang mana hanya seorang manusia.

    'Seorang manusia telah mengakhiri perang antara kita dan para Monarch'

    Siapa yang akan membayangkan ini terjadi?
    Perang yang dimulai oleh Absoluter,dengan akhir yang tidak terlihat,akan berakhir di
    ujung jari mahluk terlemah di dunia yang jauh ini.
    Itu tidak terbayangkan.

    Kemudian -

    Malaikat itu berbiacara kepada Jin Woo dengan hormat.

    [Kamu telah menyelesaikan perang ini.Dan aku tidak tahu bagaimana harus berterima kasih]
    "Ya"

    Jin Woo,yang menatap abu jatuh dari langit dalam diam-diam,menoleh dan kemudian
    menatapnya.

    "Aku tidak akan mengatakan itu,tapi aku ingin meminta bantuan darimu"
    [Silahkan...?]

    Malaikat itu bingung.
    Kekuatannya mungkin yang terkuat di antara para Rulers tapi dia bukan seseorang
    yang bisa melakukan apapun.

    'Apa yang ia inginkan?'

    Seolah-olah untuk menghilangkan kebingungannya,Jin Woo berkata sebelum lawan bertanya.

    "Hanya ada satu hal yang kuinginkan"

    Malaikat itu kemudian mengangguk.

    [Aku akan membantumu sebisa mungkin,selama itu masih berada dalam jangkauanku]

    Shadow Monarch,yang melakukan upaya signifikan untuk membunuh Monarch Naga,
    harus dibayar atas upayanya.
    Jadi,tidak ada alasan bagiku untuk menolaknya.

    Lalu -

    Mulut Jin Woo bergerak untuk mengatakan permintaan yang ia inginkan.

    "Bisakah kamu menggunakan satu kali lagi ... 'Cube of Revelation'?"

    Para Rulers tercengang seolah-olah bagian belakang kepala mereka dipukul.
    Atas nama mereka,Rulers terkuat bertanya pada Jin Woo.

    [Apa kamu memintaku untuk mengubah waktu menggunakan "Glass of Reincarnation"?]
    "Ya"

    Jin Woo mengangguk dan kemudian.
    Ia menjelaskan.

    "Dan aku harap kamu tidak mengirim apapun lagi ke Bumi setelah kamu pulang,aku sendiri
    yang akan menjaga para Monarch dan pasukan mereka di celah dimensi"

    Ketika Rulers terkuat itu mendengar alasan Jin Woo,dia tidak bisa berbicara karena terkejur.

    [Kamu akan mengambil alih perang ini sendirian?]

    Jin Woo mendengar penjelasan tentang artefak Dewa itu dari mantan Shadow Monarch.
    Walau ia menggunakan artedak itu untuk mengubah waktu,kesadaran milik makhluk-makhluk
    yang lebih tinggi seperti Rulers dan Monarch tetaplah ada.

    Karena itu -

    Tidak ada kemungkinan bahwa kekuatan Shadow Monarch,yang telah ia miliki,
    akan menghilang setelah kesadarannya sendiri bergabung dengan milik Asborn.
    Untuk itu,Jin Woo sendiri yang akan memasuki celah dimensi dengan kekuatan dan
    ingatannya,dan mengatasi Monarch dan pasukannya.

    [Apa kamu yakin akan berurusan dengan mereka semua sendirian?]

    Rulers terkuat bertanya kembali kepada Jin Woo.

    [Kenapa kamu ingin melakukan itu? Kami telah menggunakan "Glass of Reincarnation"
    berulang kali,tetapi kami tidak pernah mendapatkan hasil apapun dari itu]
    "..."

    Jin Woo,yang menatap belati ayahnya di tangannya,menjawab dengan tenang.

    “Aku kehilangan begitu banyak orang dalam pertarungan ini.Aku hanya ingin mereka kembali"

    Jika Jin Woo bisa menyelamatkan mereka dengan memutar kembali waktu.
    Ia siap untuk mulai bertarung dengan mereka lagi.
    Rulers terkuat menutup matanya dan berpikir sebentar,ia kemudian setuju dengan
    permintaan Jin Woo.

    [Artefak ini hanya bisa digunakan satu kali olehmu.Jika kamu gagal,kamu tidak lagi bisa
    mengubah waktu]

    Itu berarti masa depan yang jauh lebih suram dan mengerikan bisa datang kapan saja.
    Dan mungkin itu sebenarnya adalah pilihan yang terbaik.

    [Kamu bisa tetap berada dalam ingatan orang selamanya,dikenal sebagai pahlawan yang telah
    mencegah invasi para Monarch,jika kamu tidak mengubah waktu]

    Rulers terkuat kemudian memberitahu kesedihan yang akan diterima JIn Woo jika ia menolak
    anjurannya.

    [Tapi,jika kamu mengubah waktu,pertarungan yang akan kau mulai nanti tidak akan diingat oleh
    siapa pun kecuali kamu sendiri; jika kamu kalah,kehancuran menunggu,dan jika kamu menang,
    tidak ada yang bersukacita dalam kemenanganmu itu]

    Malaikat paling terang yang merupakan Rulers terkuat itu kemudian sekali lagi
    mengkonfirmasi permintaan Jin Woo.

    [Dan apakah kamu benar-benar ingin mengembalikan waktu setelah mendengar itu?]

    Sebelum ia menjawab.
    Jin Woo menutup matanya dan mengingat banyak orang.
    Mata tentara bayangan yang telah ia tempatkan di beberapa tempat terhubung dengannya.
    Ibu dan kakaknya yang berpegangan tangan erat,menonton berita dari Jepang dengan prihatin.
    Cha Hae-in,yang memejamkan matanya erat-erat,sedang berdoa kepada seseorang,
    dan Woo Jin-cheol,Ketua Asosiasi,yang berlinang air mata karena menatap berita yang
    terus muncul.
    Ketulusan mereka disampaikan,dan Jin Woo merasa hangat di sisi lain hatinya.
    Saat ia membuka mata.
    Jin Woo membuat keputusan hati.

    "Aku akan kembali."

    Orang-orang yang selalu bersamaku,aku tidak ingin mereka terluka lagi.
    Ketua Asosiasi,Adam White,dan wajah ayahnya muncul,dan banyak lagi wajah yang
    muncul,yang mana merupakan korban perang ini.
    Tekad Jin Woo terlihat oleh mata Rulers terkuat.

    [...]

    Karena ini adalah tempat yang tidak berhubungan dengan perang mereka,para Rulers sudah
    berencana menyelamatkan dunia dengan mengunakan Artefak Dewa.

    Tapi --

    Salah satu penghuni dunia dan pahlawan yang menyelamatkan dunia ini
    membuat keputusannya sendiri.
    Dia ingin menyelamatkan seluruh dunia,bukan bagian dari dunia,dan dengan kekuatannya sendiri.

    'Ini...'

    Tiba-tiba.
    Di wajah Jin Woo,wajah mantan Shadow Monarch muncul dan tumpang tindih dengan Jin Woo.
    Itu adalah wajah seseorang yang tidak mundur di depan prajurit yang menutupi seluruh langit
    hanya untuk melindungi tuannya,Absoluter.
    Dia adalah musuh yang mengerikan,tetapi Rulers sangat menghormatinya.

    ‘... dia mirip dengannya’

    Senyum pucat ada di wajah Rulers yang mengingat kembali Asborn.

    [Oke,aku berharap semoga sukses]
    "Tunggu."

    Jin Woo bertanya.

    "Apa yang terjadi pada Shadow Army yang tidak ada di masa lalu?"

    Misalnya,[Ber].
    Apa yang akan terjadi pada [Bellion],yang awalnya adalah tentara Asborn,tetapi yang
    tidak ada sepuluh tahun yang lalu,dan apa juga yang ajan terjadi pada [Greed]?
    Rulers berkata.

    [Makhluk yang tumpang tindih pada poros waktu di masa lalu akan menghilang,dan makhluk
    yang tidak tumpang tindih akan tetap ada]

    Singkatnya,[Ber] akan tetap ada,sedangkan tidak untuk [Greed].
    Kemudian,dalam bayangan,ratapan Shadow Soldier datang.
    Jin Woo,yang mengirim perpisahan kepada para prajurit,tersenyum dan berkata.

    "Aku siap"

    Cahaya yang membawa cawan reinkarnasi dari celah dimensi mengangguk.

    [Terima kasih untuk keberanianmu menyelamatkan duniamu]

    Segera cahaya menutupi bumi.

    ........

    Sebuah artikel kecil tentang seorang siswa sekolah menengah pertama yang meninggalkan
    pesan di koran lokal mengatakan "ada sesuatu yang harus dilakukan."
    Dua tahun sudah berlalu sejak itu.
    Dunia,yang sedikit lebih keras untuk sementara waktu,kembali sunyi seperti biasa,
    ketika siswa sekolah menengah yang hilang kembali ke rumah seperti kebohongan.
    Dan waktu berjalan tanpa suara.
    Tidak ada lagi Gates,Hunter,Monster,dan Dungeon.

    **

    Yoo Jin-ho,yang menghadiri upacara penyambutan untuk mahasiswa baru,sangat kaku.
    Aroma perut babi yang memanggang tercium di sana-sini,tetapi dia tidak nafsu makan
    karena terlalu tegang.
    Tapi kenapa?
    Meskipun sekarang dia menyembunyikan identitasnya,anehnya dia tidak asing dengan
    toko khusus perut babi beku ini.

    'Mengapa?'

    Salah satu seniornya mendekati Yoo Jin-ho,yang sedang memiringkan kepalanya.

    "Jin-ho,lihat wajahmu,kupikir kamu sedang kelaparan saat ini"

    Yoo Jin-ho,yang malu menjawab.

    "Oh,tidak,tidak!"
    "Yah,jangan lakukan itu sekarang"

    Senior yang tertawa nakal kemudian tersenyum lembut.

    "Oh,tapi kamu sebaiknya berhati-hati di depannya karena kita memiliki senior yang
    sangat menakutkan di departemen kita"
    "Huck"

    Wajah Yoo Jin-ho mengeras.

    "Mengapa? Ini tidak seperti Anda hanya memberi kesempatan kepada juniormu untuk
    bergaul,tetapi hanya berada di sekitar bukanlah lelucon"

    Jika dia,ada satu yang dekat ...
    Jin-ho berpikir sejenak tentang wajah ayahnya,yang dipanggil CEO darah besi,
    dan lalu menggelengkan kepalanya seolah ingin mengaburkan pikiran itu.
    Senior itu bersemangat tentang senior yang menakutkan.

    "Apakah kamu tahu Cha Hae-in?"
    "Maksudmu orang yang terkenal sebagai idola?"
    “Ya,Cha Hae-in yang itu pacar senior ini.Ooh,ini dia”

    Ketika dia melihat pria itu memasuki toko,senior yang berdiri tiba-tiba membungkuk.

    "Kamu di sini."
    "Tuan!"
    "Tuan!"

    Ketika dia menyaksikan para seniornya menyapanya,dia bisa merasakan bahwa penjelasannya
    bukanlah gertakan.
    Penampilan seseorang itu mengubah suasana penerimaan sambutan untuk mahasiswa baru.
    Ketegangan begitu tegang seakan ada jarum kering mengalir melalui tenggorokan.

    Dan -

    Orang itu memilih untuk duduk di sebelah Yoo Jin-ho,yang sudah takut dan tidak bisa
    mengangkat kepalanya.

    "Oh ... tuan,mengapa duduk di sebelahku walau ada begitu banyak kursi yang kosong?"

    Kepada Yoo Jin-ho,yang menghela nafas,senior yang menakutkan itu memberikan gelas
    yang terlah diisi dengan sesuatu.

    "Ambil ini"

    Minuman yang direkomendasikan untuk mahasiswa baru bukanlah segelas shochu
    melainkan minuman lain.
    Kupikir itu bukan lelucon,tetapi ada yang salah,Yoo Jin-ho lalu mengambil cangkir
    dengan hati-hati untuk menghindar membuat kesalahan.

    "Kurasa aku tidak yakin aku bisa minum"

    Yoo Jin-ho,yang menutup matanya dan memaksa minum,segera membuka matanya
    dan bertanya.

    "Tuan,ini sari buah apel?"
    "Ya"

    Senior yang menakutkan itu mengguncang botol di tangannya dengan tampilan yang
    tidak menakutkan sama sekali.

    "Kamu akan minum ini bersamaku."

    Mengapa aku seakan pernah melihatnya?

    "Dan,Jin-ho,apa yang sedang kamu lakukan disana?"

    Dia mengisi cangkir kosong dengan bir lagi dan berkata dengan intim.

    "Aku akan memanggilmu hyungni,"
    "Ya?"
    "Kenapa tidak?"

    Ketika mata lelaki yang lebih tua menjadi serius,Yoo Jin-ho,yang secara naluriah berdiri,
    menjawab dengan penuh semangat.

    "Oh,tidak,hyungnim!"

    Apa?
    Yoo Jin-Ho penasaran kenapa kata "hyungnim" keluar begitu saja dari mulutnya.

    "Dan ... apakah aku pernah memberitahumu namamu?"

    Yoo Jin-ho,yang sedang memiringkan kepalanya,menghantamkan gelasnya ke meja.

    "Roti panggang."

    Dengan senyum yang tidak biasa,Jin-ho,yang memiliki mata merah,sekali lagi
    menghantamkan gelas ditangannya ke meja.

    "Roti panggang!"

    ***

    Di luar penerima,suara Yoo Jin-ho dicampur dengan keluhan.

    "Oh,hyungnim.Kenapa kamu tidak keluar dari kamar hari ini?"

    Jin Woo tertawa dan menjawab.

    “Aku punya sedikit urusan yang harus dilakukan hari ini?"
    "Ya?"
    "Ada keadaan penting,jadi aku ingin kamu menghadiri kelas sore"
    "Ya? Hyungnim? Hyungnim?

    Jin Woo menutup telepon.

    Beep -

    Saat Jin Woo mengangkat kepalanya,ia bisa melihat nama rumah sakit besar di hadapannya.
    Rumah Sakit Umum Ilshin,Seoul.
    Ada seseorang yang harus kutemui di sini hari ini.
    Saat Jin Woo,yang berhenti sejenak merapikan pakaiannya,dan masuk ke rumah sakit.
    Wajah yang dikenalnya lewat.

    "Aku tidak bermaksud untuk -"

    Karena menabrak,orang itu berbalik ke Jin Woo.

    "Ya"

    Itu Ju-hee.
    Healer Rank-b yang datang ke Asosiasi agar tidak dilupakan dan bisa menggunakan
    kekuatannya,meskipun dia takut.
    Dia sekarang menghadapi Jin Woo dengan cara yang tidak berbeda dengan mahasiswa lainnya.
    Sangat baik karena dia bukan Hunter,dan Jin Woo tersenyum tanpa sadar.
    Ju-hee,yang memandang Jin Woo,berbicara dengan keras.

    "Permisi,apa kita pernah bertemu di suatu tempat?"

    Salam ramah muncul tepat di bawah tenggorokannya.
    Tapi Jin Woo menggelengkan kepalanya.

    "Tidak"

    Lalu dia berbalik dalam diam.
    Ju-hee,yang memandang punggung Jin Woo untuk sementara waktu,memiringkan kepalanya
    dan berjalan kembali.
    Jin Woo mendengarkan langkahnya saat dia berjalan dan tersenyum puas.
    Aku berhasil melindunginya.
    Hari yang damai.
    Ketenangan saat mereka harus miliki.
    Kadang-kadang,ketika menghadapi bukti yang dibuat oleh pengorbanannya,
    Jin Woo selalu merasakan imbalan yang tak terhindarkan karena mendapatkan hadiah untuk
    semua rasa sakitnya.
    Maksudnnya...

    'Ini dia'

    Ini dia.
    Jin Woo,yang berhenti di depan rumah sakit untuk sementara waktu,menatap
    telapak tangan kirinya,yang telah terbakar,dan perlahan memasuki rumah sakit.
    Jika seseorang bertanya tentang luka ini suatu hari,aku akan menjawab:

    "Cedera yang kumiliki karena menyelamatkan dunia"

    **

    Dokter memasuki ruangan berkata.

    "Apa aku masih sempat,apa aku masih sempat?"

    Dokter, yang berlari terburu-buru,kemudian mendekat dengan hati-hati ke tubuh bagian
    atas pasien.

    "Syukurla"

    Tapi...

    Di atas meja dekat tempat tidur pasien ada botol kayu yang belum pernah dilihat dokter.

    "Apa ini,Ketua?"

    Pasien usia lanjut,dengan batuk yang menyakitkan,berkata:

    "Seorang pemuda baru saja datang dan memberikannya kepadaku"

    Dokter itu bingung.
    Ini adalah ruang VIP rumah sakit,dan pintu kamar selalu dijaga oleh dua penjaga yang
    kuat,dan tanpa izinnya sebagai dokter,seseorang tidak bisa masuk.
    Jadi,bagaimana bisa seseorang masuk dan meninggalkan botol seperti ini?

    "Walau ini juga hal yang aneh ... tapi penjelasan yang dia berikan padaku lebih sulit dipercaya"

    Pada saat aku bermimpi,aku melihat seorang pemuda bertarung melawan monster,
    dan pemuda yang bertarung itu kemudian mendatangiku dengan hadiah.

    "Dan kemudian dia menghilang seperti fatamorgana,seolah dia tidak pernah ada di sana"

    Tanpa bukti,dokter tidak akan mudah percaya.
    Tetapi hadiah yang diberikan dan ditinggalkan pemuda itu tetap sebuah fakta.

    "Aku tidak yakin," kata dokter, menunjuk ke botol kayu dengan ujung jarinya yang
    gemetaran ketika dia khawatir tentang bagaimana harus bereaksi.
    "Lalu apa lagi yang ia katakan?"

    Dokter lalu menyerahkan botol itu kepada pasien.
    Pasien menatap botol dan tertawa.

    "Dia mengatakan jika aku minum ini,aku akan sehat kembali"
    "Kau tidak percaya itu kan,Ketua?"
    "Aku lelah"

    Ketua kemudian melanjutkan:

    "Aku akan bertanya satu hal padamu: berapa lama lagi aku bisa hidup tanpa ini?"
    "Ya?"

    Dokter tidak bisa menjawab.
    Bahkan sekarang,aku hanya mempertaruhkan hidupku dengan semua pengobatan modern.
    Sungguh ajaib karena aku masih bisa hidup.
    Ketua mengatakan itu setelah lidahnya ditarik oleh dokter untuk diperiksa.

    "Jika aku minum ini dan salah ... Aku ingin kamu meletakkannya di atas batu nisanku"

    Aku,Go Gun-hee,tidak akan menyerah sampai akhir dan dimakamkan di sini karena
    suatu penyakit.
    Aku harus menghentikannya sebagai dokter.

    "Ketu-"

    Dokter tidak bisa menghentikan Go Gun-hee,yang membuka botol dengan wajah serius.
    Go Gun-hee kemudian memasukkan cairan yang ada di dalam botol ke mulutnya.

    Gulp -

    Setelah tetes terakhir jatuh mulutnya,ia ingat pemuda yang telah meninggalkannya.
    Ia mengingat tatapan matanya.
    Pantas untuk percaya kepada pria yang seperti itu.
    Go Gun-hee menilainya seperti itu.

    Dan...

    Mari kita lihat apa kebenarannya.

    Kemudian -

    Ba-bump ,Ba-bump ,Ba-bump

    Jantungnya yang sekarat mulai berdetak lagi.

    "Jantungku kembali kuat"

    .........

    [I am Alone in Leveling Up]

    Dan perang masih berlanjut.


    Sebelumnya I Index I Selanjutnya

    66 Responses to "Solo Leveling Ch 243"

    1. Di sini sung Jin woo pacaran sama cha hae in ya?

      ReplyDelete
      Replies
      1. iya gan,ceritanya lengkapnya nanti di after story

        Delete
      2. Kalo dibikin drama jinwo dateng ke si cha yg ga inget apapun ttg dia. Trus jinwo dtg lsg meluk si cha sambil bilang gw balik neng :v

        Delete
    2. Akhirnya kelar, penasaran sama total monarch n rulers, bisa kasih penjelasan lebih lanjut ga gan? Yg bisa saya pahami, rulers yg bgabung bunuh monarch naga ada 6, tambah 1 jin woo yg jd monarch jg, jadi kurang 1 karena wadah rulers go gun hee hancur? Tp hunter yg jadi wadah rulers yg lain jg ada yg udah mati, ada 2 klo ga salah? Jadi gmna ceritanya, someone pls explain

      ReplyDelete
      Replies
      1. Wadah Rulers yg masih hidup 2 ,Thomas Andre ama Liu Zhang,sisanya Go Gunhee,Christoper ama hunter Brazil dah mati

        Delete
      2. Tp klo 3 wadah rulers mati, kenapa yg dtg 6 rulers? Harusnya 4 yg dtg kan? Atau klo misalnya ga masalah wadah nya mati, kenapa ga 7 yg dtg? Apa mgkn 1 nya ga dapet undangan?

        Delete
      3. wadah Rulers gak ngaruh gan,untuk yg satunya lagi itu si Rulers terkuat jadi ada 7

        Delete
      4. Oiya bener, makasih gan, abis baca ulang chap 242 jd paham, 1 ruler nahan serangan monarch naga, 6 rulers d atasnya. Arigato...

        Delete
      5. Makasih min translate nya mantap gak asal copas, trus lanjutkan min, donasinya smoga allah yg kasih wkwkw

        Delete
    3. Apakah bapaknya jin woo hidup lagi dan ibunya juga udah sembuh?
      Dan apa kabar dengan monarch yg gk setuju dengan rencana dari monarch beast sama monarch of the cold untuk membunuh jin woo? Apaereka dibiarkan hidup apa dibantai ama rullers?
      Yg tau please jawab :D ane masih penasaran :D :D

      ReplyDelete
      Replies
      1. Kembali lagi kaya kehidupan sebelum nya gan pada hidup lagi , kan itu memutar balik ke 10 Yang lalu dimana gate blm muncul

        Delete
      2. Bapak e hidup juga.
        Dia wadah ruler dia punya ingatan ttg Monarch&ruler, tapi diamohon kepada ruler utk hapus ingatan itu

        Delete
    4. Semua hidup lagi,termasuk para Monarch,kenapa ???

      Karena Jin Woo kembali ke 10 tahun sebelumnya,untuk 2 Monarch yg gak setuju,mereka ikut nyerang ama Monarch Naga dan dihabisin ama Shadow Army.


      10 tahun lalu itu sebelum ada mana di atmosfer,jadi ibunya gak kena Eternal Sleep secara Gates juga gak ada.

      Yg punya kekuatan cuman Jin Woo ama anaknya

      Sisanya dibahas di after story

      ReplyDelete
      Replies
      1. Maksudnya gmn gan yg punya kekuatan cuma jin wo sama anaknya? Wkwk

        Delete
    5. ini effek pembalikan waktu nya sampe mana yah ?

      ReplyDelete
      Replies
      1. 10 tahun yang lalu,dimana Gates belum muncul di bumi

        Delete
    6. Uuh sedih juga njir,tapi seneng juga orang yg udah mati bisa ketemu dia lagi,sang mc yg tidak mementingkan popularitasnya sendiri

      ReplyDelete
    7. Lanjutkan min, ditunggu after story nya

      ReplyDelete
    8. Ditunggu lanjutannya min ganbatte

      ReplyDelete
    9. Nice min. Tinggal storynya hehe. Lanjut min

      ReplyDelete
    10. syanf sih pake balik ke 10 thun gini, serasa percuma aja pertarungan kemarin

      ReplyDelete
    11. Bikin gak sabar.. semangat min.. pls ya .. cuma disini y TL nya bagus dan mudah dipahami

      ReplyDelete
    12. Terima Kasih banyak sudah mau translate LN Solo leveling ini sampai tamat

      ReplyDelete
    13. i am alone in leveling up

      ntaps min

      ReplyDelete
    14. akhirnya perang panjang telah selesai walau Jin Woo dilupakan orang

      ReplyDelete
    15. Sedih oei, dah kelar aja ni SL, mudahan tar ada anime seri nya

      ReplyDelete
    16. Anda luar biasa min!!
      Arigato gazaimasu!!

      ReplyDelete
    17. Tombol Next mana min,, hahaha

      ReplyDelete
    18. Akhirnya terlihat ujung cerita nya!!!

      ReplyDelete
    19. Endingnya tidak mengecewakan :)

      ReplyDelete
    20. Bentar bentar...
      Bukannya klo kembali ke 10 thn lalu hrsnya jin woo msh kecil, kan klo gk slh pernah disebutin umurnya sekitar 20-an, kok udh kuliah aja..
      Gw jdi bingung, apa gw yg slh ngarti y..
      Ada yg bsa jelasin

      ReplyDelete
      Replies
      1. dari awal Jin Woo itu udah diatas 20-an

        Delete
      2. kalau gak salah umurnya 23-25 kembali ke 10 tahun umurnya 15-an, tapi udh kuliah aja lol

        Delete
      3. 20 tahunan di tambah 4 tahun dia latihan dari system, bisa jadi sekitar 18 tahunan atau lebih gan....

        Delete
    21. Gan kok di worldnovel sampe chapter 270 ada yg bisa jelasin?

      ReplyDelete
    22. Tu kembali 10 tahun lalu, penampilan Jin woo nya g berubah? Bingung gw kembali ke masa lalu yg berubah apa aja wkwkk

      ReplyDelete
      Replies
      1. Paling berubah umur nya aja gan, kekuatannya tetap...hahhaa

        Delete
      2. jadi hunter terkuat bukan negara lagi tapi dunia atau lebih awokwokwokwowk

        Delete
    23. Next min, ditunggu after storynya

      ReplyDelete
    24. Ditunggu after storynya kalo ada
      Thanks min mantab novelnya

      ReplyDelete
    25. Lanjut min, ane tunggu lanjutan nya, cmn di sni TL nya gk ngawur

      ReplyDelete
    26. Rada bingung,jadi apakah jin woo apakah jin woo punya ingatan nya 10 tahun yg lalu di dunia yg sudah berubah itu?dan bukankah intensitas juga bakal tumpang tindih?kalau dia yg berurusan dengan para monarch 10 tahun yg lalu,lalu siapa jin woo kecil yg di kenal oleh orang2 10 tahun yg lalu didunia yg telah berubah tersebut
      Seseorang tolong jelaskan...

      ReplyDelete
      Replies
      1. Nanti bakalan jelas d after story nya, klo mau baca tl inggris boleh, tp ga senikmat dan seindah baca di sini

        Delete
    27. ARGGHH!! SAD SEKALI BANGSAT.. walaupun bukan gw yg ngalamin, tapi ngebayangin berjuang sendirian nyelametin dunia dan ga ada seorangpun yg bahkan kenal atau tau itu. ����

      ReplyDelete
      Replies
      1. GAK SAD laah, yg penting org2 yg disayangi sama MC kan gak jadi mati.

        Delete
    28. Thank you Next min, ditunggu after storynya :)

      ReplyDelete
    29. Sayang novel ini cuma 268 chapter. Lanjotros min

      ReplyDelete
    30. Ahh... Akhirnya tamat. Sedih juga nih namatin nih novel :(

      ReplyDelete
    31. jadi jin woo kembali ke 10 tahun lalu dengan kekuatannya yg full. sebelum gate muncul dan sebelum para manusia mendapatkan kekuatan yg istilahnya " kebangkitan ".
      wahh.... ane jadi bingung min.

      ReplyDelete
    32. Terima kasih sudah translate sampai tamat !

      ReplyDelete
    33. Ini Novel Upnya! Berapa Hari?

      ReplyDelete
    34. semangat lagi min...klo bisa tamatin yah min haha

      ReplyDelete
    35. Another Fantastic Novel!!!

      ReplyDelete
    36. Gk pp gk di kenal dunia asal msih jadian ma chang Hae in

      ReplyDelete

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    loading...

    Iklan Bawah Artikel